Rabu, 22 Juni 2016

Bukber



   Kalau ada yang tanya “Ida ikut IAIC mana?” jawabku Cuma “Aku berharap dapat bergabung dengan semua region”. Iya, jujur saja aku masih nomaden. Pindah dari satu kota ke kota lain. Dan bahagianya nya ketika aku di Jogja, aku gabung dengan IAIC Jogja. Ketika aku berdomisili di Tangerang, aku ikut Jakarta. Sekarang di Jawa Tengah, ikut IAIC Semarang.
    Terima kasih kawan-kawan, kakak- adik kelas yang luar biasa hebatnya. Tanpa kalian kayaknya kurang berwarna ya hidupku.
    Jadi kalau biasanya di IC kita punya segudang janjian buat buka bersama mulai dari bukber kelas, 3 angkatan, gura siwa, madrasah, OSIS, mantan seSMP, kamar, mantan kamar, Ekskul, belum lagi komunitas-komunitas kecil lainnya sekarang rasanya beda yaa.
   Ramadhan hingga pertengahan ini aku hanya sempat buka bersama dengan IAIC Magnivic Jogja. Bahkan tidak menghadiri bukber IAIC Sersem karena ada di weekdays yang mana bertabrakan dengan hari-hari kerja.
   Tapi melihat kalian, teman-teman magnivic Jogja, aku merasa kembali. Merasa kembali menjadi aku yang aku, bukan aku yang palsu. Makasih ya atas kebersamaan yang walau terbentang jarak ini. Makasih sudah banyak keep aku walau aku masihhh aja bandel dan nakal. Kalian hebat!
    

Senin, 23 Mei 2016

PENGANTAR AKUNTANSI

Halo....... semangat pagi teman-teman.
Gimana nih kabar kuliahnya? makin semangat kan? siapa nih yang jurusannya akuntansi? atau jurusan lain yang terkait dengan akuntansi.
Kalau aku sendiri karena basic nya IPA memang akuntansi agak sedikit menjadi momok tersendiri. ehehe. Tapi tenang.. tidak segelap itu kok asal mau belajar. Yang penting paham dulu alur-alur dan kasusnya. Masalah balance atau tidak, urusan belakangan.
Di sini aku mau sharing bab awal-awal pengantar akuntansi. Semoga bermanfaat ^_^

bab 1
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05V3Q5V0NLTWJpZm8/view?usp=sharing
bab 2
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05UnpSdXVDNmQ0aU0/view?usp=sharing
bab 3
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05ZWZ6amszMG1HWHM/view?usp=sharing
bab 4
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05S3hwX0N6Yl84LVE/view?usp=sharing
bab 5
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05OHJ3RVh1alBWM2c/view?usp=sharing
bab 6
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05QVdiX2xnOVlMS2c/view?usp=sharing
bab 7
 https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05cHNySXRxMlN3M0k/view?usp=sharing
bab 8
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05clFZRUlDQkZNbU0/view?usp=sharing
bab 9
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05VTNDNFdCZVI5MGc/view?usp=sharing
bab 10
https://drive.google.com/file/d/0B0NdiB9xHZ05b1EzMS1Zc0Q4LU0/view?usp=sharing

Minggu, 14 April 2013

PUISI 212




HADIRNYA



Rasa itu datang tiba-tiba
Dari atas?
Dari bawah?
Depan atau belakang?
Tak ada yang tahu
Tak bisa ditolak
Tak bisa dipungkiri
Datang tak berbicara
Memenuhi pikiran..
Saat datang, aku terdiam
Bungkam…
Nyatanya lengking hati tak teredam
Lelah memendam
Ini tak semudah mencerahkan kelam
Atau sekadar hilangkan kesan suram
Lenyapkannya membuat hati tenggelam
Oleh air mata di malam- malam temaram
Musnahkan rasa yang terlalu lama terselam
Haruskah aku menerima kehadiran rasa itu
Pahitnya terasa membunuh mencaci makiku
Kala jiwa tenang terguncang amarah baru
Melepas satu per satu
Mulut terkunci tangan membeku
Aku bisu karena kamu
Aku kaku karena kamu
Aku takut kehilanganmu
Dan harapan tergantung dalam bayang
Kelebatnya nampak tapi tak terasa
Mencoba memeluknya
Tapi hilang
Tuhan…biarkan begini
Kokohkan sayap ini
Agar dapat dibawanya
Aku, dia, dan semua rasa itu

 212 J
(Ida, Sipeh, Tikah, Ana)